---
source: Bank Indonesia
url: https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_286226.aspx
document_type: html
date_retrieved: 2026-04-13
period: February 2026
parent_publication: Retail Sales Survey (Survei Penjualan Eceran)
indicators_covered: [Retail Sales YoY, Retail Sales MoM, Consumer Price Expectations]
---

# Survei Penjualan Eceran Februari 2026: Penjualan Eceran Diprakirakan Meningkat

**Release Date:** 10 Maret 2026  
**Press Release No.:** 28/62/DKom

## Executive Summary

Kinerja penjualan eceran pada Februari 2026 diprakirakan meningkat secara tahunan dan bulanan. Indeks Penjualan Riil (IPR) Februari 2026 tumbuh **6,9% (yoy)** dan **4,4% (mtm)**. Peningkatan didorong permintaan Ramadan dan persiapan Idulfitri.

Pada Januari 2026, IPR tumbuh **5,7% (yoy)** dan terkontraksi **2,7% (mtm)**.

### Key Indicators

| Indicator | February 2026 | January 2026 |
|-----------|---------------|--------------|
| Retail Sales (IPR) YoY | **+6.9%** | +5.7% |
| Retail Sales (IPR) MoM | **+4.4%** | -2.7% |

### Price Expectations

| Indicator | April 2026 | March 2026 | July 2026 | June 2026 |
|-----------|------------|------------|-----------|-----------|
| IEH (Inflation Expectation Index) | 153.9 (↓) | 175.7 | 157.1 (↑) | 156.3 |

> *IEH April 2026 lebih rendah dibandingkan Maret 2026, seiring normalisasi harga pasca Idulfitri. IEH Juli 2026 diprakirakan lebih tinggi didorong harga tahun ajaran baru.*

## Full Release Text

Kinerja penjualan eceran pada Februari 2026 diprakirakan meningkat secara tahunan dan bulanan. Hal ini tecermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Februari 2026 yang secara tahunan diprakirakan tumbuh sebesar 6,9% (yoy). Kinerja penjualan eceran tersebut didorong oleh meningkatnya penjualan mayoritas kelompok, terutama Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, dan Subkelompok Sandang. Secara bulanan, penjualan eceran pada Februari 2026 diprakirakan meningkat sebesar 4,4% (mtm). Peningkatan tersebut didorong oleh permintaan masyarakat saat Ramadan dan persiapan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H.

Pada Januari 2026, IPR secara tahunan tumbuh sebesar 5,7% (yoy), terutama didukung oleh pertumbuhan penjualan Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi, Makanan, Minuman, dan Tembakau, serta  Subkelompok Sandang. Secara bulanan, penjualan eceran pada Januari 2026 terkontraksi sebesar 2,7% (mtm) sejalan dengan normalisasi konsumsi masyarakat setelah HBKN Natal dan Tahun Baru.

Dari sisi harga, tekanan inflasi tiga bulan yang akan datang, yaitu April 2026, diprakirakan turun, sementara pada enam bulan yang akan datang, yaitu Juli 2026, diprakirakan meningkat. Hal ini tecermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) April 2026 sebesar 153,9, lebih rendah dibandingkan dengan IEH pada Maret 2026 sebesar 175,7, seiring normalisasi harga pasca HBKN Idulfitri 1447 H. Sementara itu, IEH Juli 2026 diprakirakan sebesar 157,1, lebih tinggi dibandingkan dengan IEH pada Juni 2026 sebesar 156,3, didorong oleh peningkatan harga saat tahun ajaran baru.

Hasil lengkap survei dapat dilihat dalam Survei Penjualan Eceran di website Bank Indonesia.

Jakarta, 10 Maret 2026  
Departemen Komunikasi  
Ramdan Denny Prakoso  
Direktur Eksekutif

---

*Source: Bank Indonesia Press Release No. 28/62/DKom, 10 March 2026. Language: Indonesian. Extracted via browser-use (Playwright) after static fetch attempt was blocked/connection reset.*
